PERBANDINGAN ORGANISASI KECIL DENGAN ORGANISASI BESAR


Teori Organisasi

PERBANDINGAN ORGANISASI KECIL DENGAN ORGANISASI BESAR

 Pendahuluan

Setiap manusia pasti memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesama manusia. Dari proses sosialisasi tersebut muncul pula keinginan untuk berkumpul, bergerombol, atau besama un tuk bekerjasama mencapai tujuan tertentu.

Dari sanalah kemudian dikenal istilah organisasi. Yaitu suatu kelompok manusia yang bekerja sama un tuk mencapai suatu tujuan tertentu.  Menurut James L. Gibson, John M. Ivencevich,  James H.Donnely Jr. “organisasi adalah kesatuan yang menyatukan anggota mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai melalui individu yang terpisah”.(1985)

Organisasi dibutukan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Organisasi memiliki  dua buah pengertian yang tak terpisahkan bagai dua sisi mata uang yaitu:

  1. organisasi mempunyai pngertian sebagai wadah
  2. organisasi sebagai proses. (Hardjito, 1995)

Baik sebagai wadah maupun sebagai proses, organisasi berjalan untuk mencapai suatu ujuan. Sesuai  dengan pengertiannya, maka dapat dikatakan sebagai organisasi jika terdiri dari sekumpulan orang atau minimal 2 orang. Oleh sebab itu organisasi dapat dibedakan berdasarkan skalanya menjadi organisasi kecil  dan organisasi besar.

Dimana organisasi kecil hana terdiri dari 2 orang sampai puluhan orang sedangkan organisasi besar atau Fat Organization bisa mempunyai anggota  ratusan orang.

Organisasi kecil dan organisasi besar

Baik organisasi kecil maupun organisasi besar, keduanya memiliki kesamaan yaitu mempunyai tujuan organisasi yang ingin dicapai bersama oleh tiap-tiep individunya. Sebagai contoh organisasi kecil yaitu organisasi keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.  Dimana dalam keluarga mempunyai tujuan membentuk keluarga yang sejahtera. Sedangkan contoh organisasi besar yaitu partai politik. Yang memiliki ratusan anggota yang tersebar diseluruh penjuru tanah air. Dan memiliki tujuan partai politik yaitui visi dan misi partai politik tersebut.

Ciri organisasi yang lain yang terdapat di kedua tipe organisasi tersebut adalah adanya struktur yang hierarkis. Dimana dalam keluarga, ayah sebagai pemimpin keluarga memegang kekuasaan tertinggi dalam keluarga. Sedangkan dalam partai politik pemegang pimpinan berada di pusat.

Baik organisasi keluarga maupun organisasi partai politik memiliki struktur dan pembagian kerja yang jelas.  Di dalam keluarga terdapat pembagian kerja, ayah sebagai kepala keluar ga sekaligus pencari nafkah untuk keluarga. Ibu sebagai wakil kepala keluarga memiliki tugas merawat keluarga. Dan anak sebagai anggota keluarga mentaati peraturan yang ada d alam keluarga tersebut.

Yang menjadi pembeda antara organisasi kecil dan organisasi besar ad alah pola hubungan antar individunya. Bisa dibilang semakin besar suatu  organisasi maka semakin formal hubungan antar anggotanya. Sedangkan semakin kecil suatu organisasi maka semakin informal hubungan antar anggotanya.

Hubungan formal dan informal dalam organisasi merupakan sebua pola yang terbentuk karena kedekatan antara anggota dan juga karena tingkat kebebas an ber tindak dalam organisasi. Jadi dapat pula dikatakan organisasi kecil tiap anggotanya memiliki tingkat diskresi yang tinggi dalam melakukan pekerjaannya  dan juga memiliki hubungan lebih bersifat kekeluargaan antara anggotanya. Sedangkan d alam organisasi besar dapat pula dikatakan tiap anggotanya hanya memiliki kecil tingkat diskr esinya dalam melakukan pekerjaan dan hubungan antar anggotanya hanya sebatas hubungan  karena pekerjaan.

Strukur organisasi

Dalam organisasi kecil, struktur organisasinya cenderung sederhana. Biasa hanya terdiri dari pimpinan dan beberapa anggota saja. Sedangkan dalam organisasi besar, struktur organisasi rumit. Terdiri dari beberapa cabang.

contoh struktur organisasi kecil:

contoh struktur organisasi besar:

Peraturan dalam organisasi

Baik organisasi kecil maupun oragnisasi besar atau aksasa, pasti ada peraturan organisasi baik yang tertulis maupun tak terstulis. Per atur an te rsebut bertujuan untuk terciptanya keteraturan dalam melaksanakan kegiatan organisasi untuk tercapainya tujuan organisasi.

Namun dalam organisasi kecil peraturan yang ada cenderung lebih banyak peraturan tak tertulis atau lisan. Dan sanksi maupun reward yang ada pun juga cenderung teguran lisan atau pujian.  Sedangkan dalam orgaisasi yang lebih kompleks lebih mengutamakan ketaatan terhadap peraturan tertulis, dengan sanksi yang tegas.

Kesimpulan

Baik organisasi kecil maupun organisasi besar keduanya mempunyai satu tujuan yang ingin dicapai oleh masing-masing organisasi tersebut. Skala besar kecilnya organisasi tergantung dari sifat serta tujuan terbentuknya organisasi tersebut. Semakin besar organisasi maka semakin formal organisasi tersebut begitu sebaliknya.  Dan semakin besar organisasi maka semakin rumit struktur dan regulasi didalamnya begitu sebaliknya.

Daftar pustaka

Hardjito, Dydiet. 1995. Teori Organisasi dan Teknik Pengorganisasian. Jakarta : Rajawali Pers.

James L, Gibson  dkk.  1985. Organisasi. Jakarta: Penerbit Erlangga

 

Url:

http://www.geocities.com/agus_lecturer/manajemen/teori_teori Pemikiran_manajemen.htm   diakses 1 Januari 2009 jam 20.00WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s