sistem Buy the Service


Dalam ilmu Administrasi Negara, dikenal istilah public service atau pelayanan publik. Pemerintah adalah penyelenggara pelayanan publik tersebut.

Namun dewasa ini proses penyelenggaraan pelayanan publik tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja. namun juga bisa dilakukan oleh pihak lain baik swasta, NGO (Non Government Organization), atau personal.

Maka dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang tidak dapat ditangani oleh pemerintah sendiri bisa dilimpahkan kepada pihak lain, dengan aturan-aturan tertentu sesuai undang-undang yang berlaku.

Sebab-sebab pelimpahan penyelenggaraan tersebut antara lain adalah karena minimnya sumber daya manusia pemerintah, atau SDM yang ada tidak memiliki kemampuan yang mencukupi (kualitasnya). Alasan lain adalah untuk efisiensi.

Dalam sesi ini saya akan membahas salah satu sistem pelimpahan penyelenggaraan pelayanan publik yaitu dengan sistem Buy the Service, atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah “membeli pelayanan”.

Buy the Service sebenarnya adalah sebuah sistem berdasar pada kemitraan antara pemerintah dengan pihak swasta (Public Private Partnership). Sistem ini terjadi karena antara pemerintah dengan pihak swasta saling membutuhkan satu dengan yang lain. Pihak pemerintah membutuhkan SDM yang profesional untuk melakukan pelayanan publk. Sedangkan pihak swasta membutuhkan uang atau profit.

Sistem Buy the Service adalah ketika pemerintah membeli suatu jasa pelayanan tertentu secara grosir. Dan kemudian pihak swasta melakukan pelayanan jasa tertentu tersebut kepada masyarakat tanpa diperkenankan mengambil pembayaran dari user (masyarakat). Dan masyarakat membayar pelayanan publik tersebut kepada pemerintah.

Dengan kata lain, sistem ini memindahkan resiko kerugian pihak swasta kepada pemerintah. Karena pihak swasta tidak lagi memikirkan resiko tersebut yang sudah dibeli semua secara grosir oleh pemerintah. Sedangkan pemerintah berani merugi karena hal itu untuk memperbaiki pelayanan publik yang ada. karena memang tujuan pemerintah yang utama bukan mencari profit dari pelayanan publik namun memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat.

Walaupun begitu, pemerintah dalam menggunakan sistem ini sudah menghitung terlebih dahulu untung ruginya sesuai dengan kemampuan angaran yang ada.

Dalam prakteknya, sistem Buy the Service bisa dilakukan pada berbagai bidang seperti bidang transportasi, air minum, jalan tol, dan bidang-bidang publlik yang lain.

next: Sistem “Buy the Service” dalam sistem transportasi umum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s