Bagaimana menjadi “tempat sampah” yang baik.


Hai….

OK kali ini saya akan coba mengulas tentang, Bagaimana sih menjadi “tempat sampah” yang baik? Tempat sampah yang dibahas disini bukan dalam artian sesungguhnya, namun sebagai analogi untuk seseorang yang suka dijadikan tempat untuk curhat oleh orang-orang disekitarnya. Karena, tidak semua orang itu merupakan tempat curhat yang baik, namun semua orang sebenarnya bisa menjadi tempat curhat yang baik.

nah berikut ini saya jabarkan beberapa tips menjadi tempat sampah yang baik.

selama membaca… ^_^

Bagaimana sih menjadi “tempat sampah” yang baik?

1. Jadilah pendengar yang baik

Seseorang yang curhat, itu adalah orang yang sedang membutuhkan perhatian, dia ingin didengarkan keluh kesahnya. jadi jika anda dicurhatin maka dengarkanlah. Menjadi pendengar yang baik tentu bukan hanya mendengarkan lewat telinga saja, namun juga mendengar melalui mimik. buatlah ekspresi anda mendengarkan dengan penuh perhatian, tertarik dengan apa yang dibicarakan, dan penuh empati. Mereka yang curhat pun akan merasa didengar, dan mau lebih terbuka dengan anda.
Sebagaimana tempat sampah yang baik adalah yang mau menampung seua sampah tanpa pandang bulu.. asalkan itu sampah maka dia tampung.

2. Walaupun anda tempat sampah bukan berarti sampah yang dibuang didalamnya adalah menjadi milik anda.

Saya sering mendengar ada yang bingung ketika dicurhati oleh orang lain lalu dia jadi ikut kena masalah oleh orang yang mencurhatinya. Dia terlibat terlalu jauh. Sebaiknya itu dihindari. Karena anda adalah manusia biasa yang memiliki kemampuan terbatas. Tugas tempat curhat adalah hanya sebagai penampung keluh kesah, tanpa ikut terlibat lebih jauh dengan apa yang dikeluh kesahkan. Cukup dengan mendengarkan saja anda sudah membantu teman anda (si pembuang sampah) menjadi lebih lega. itu sampah mereka, itu urusan mereka, fungsi anda adalah hanya membiarkan dia menumpahkannya agar pikirannya menjadi lebih bersih.
Sebagaimana tempat sampah yang baik adalah penampungan sementara.

3. Tutup rapat-rapat jangan sampai bau sampah menyebar.

Hal ini penting, anda bukan angin, Jika anda menjadi tempat untuk curhat, maka jagalah rahasianya seolah-olah anda tidak pernah mendengarnya. Hal ini penting untuk menjaga hubungan baik anda dengan orang-orang yang curhat ke anda, seheboh apapun, rahasia tetap rahasia.
sebagaimana tempat sampah yang baik adalah yang tertutup rapat.

4. Jangan beri solusi tapi berilah pilihan.

kebanyakan orang yang dicurhati dengan sok nya memberikan solusi yang menurutnya paling mujarab, padahal belum tentu. Oleh sebab itu, janganlah beri solusi, tapi berilah pilihan-pilihan dengan segala kelebihan maupun kekurangan dari pilihan tersebut. karena sesungguhnya orang yang curhat itu bukan cari solusi, mereka hanya bingung dengan ketidak yakinan mereka terhadap masalah, padahal sesungguhnya mereka telah memiliki jawaban dari segala masalah yang mereka hadapi.
Sebagaimana tempat sampah yang baik adalah bukan membersihkan seluruh sampah dimuka bumi melainkan menyadarkan orang untuk buang sampah pada tempatnya

5. Jangan sok tahu

Jika anda dicurhati tentang masalah yang diluar jangkauan pengetahuan anda, sebaiknya anda jujur dengan bilang tidak tahu, atau kurang begitu paham dengan masalah tersebut. namun tetap tunjukkan empati anda. misal dengan “wah.. jika saya jadi anda pun saya belum tentu bisa memecahkan masalah tersebut, tetep semangat yah, maaf saya tidak begitu paham tentang hal itu”
Karena akan fatal jika anda sok tahu dan memberikan alternatif yang salah. misal ada orang yang curhat tentang bisnis, lalu anda sok tahu tentang bisnis dan menyarankan ini itu, malah ujung-ujunnya kebangkrutan tambah parah, apakah anda mau ikut bertanggung jawab?

6. Jangan terlalu penuh bahkan sampai luber kemana-mana

Anda juga manusia biasa yang membuang sampah juga, Jadi kapasitas anda pun tebatas. alangkah baiknya jika Anda memanage masalah anda terlebih dahulu sebelum anda menerima curhatan dari orang lain. Jika pikiran anda penuh maka anda tidak akan bisa menerima curhatan orang lain. anda jadi tidak konsen, dan tidak bisa berempati lagi. Jadi, ketika pikiran anda sedang penuh, sebaiknya menolak dengan ramah jika ada orang yang mau curhat dengan anda. misal “maaf yah curhatnya ditunda dulu… pikiranku juga lagi penuh ini” lalu anda tenangkan diri anda, caris egera pemecahan masalh anda.
Sebagaimana tempat sampah yang baik adalah yang selalu bisa muat menampung sampah tanpa berserakan

7. Lega dan bahagiakanorang yang telah membuang sampah

Jika anda sudah mampu menjadi tempat sampah yang baik, niscaya orang-orang telah curhat ke anda pasti berubah raut mukanya dari yang suram menjadi ceria.

One thought on “Bagaimana menjadi “tempat sampah” yang baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s